Amelia Yani: Soeharto Benar di 1 Oktober 1965

sumber : okezone.com

Minggu, 23 November 2008 – 04:24 wib, Nurlaili

JAKARTA – Di saat banyak pihak mempersoalkan sosok mantan Pangkostrad Mayjen Soeharto, yang kemudian menjadi Presiden ke-2, digambarkan terlalu berlebihan dalam film G30S PKI, putri mendiang Jenderal Anumerta Ahmad Yani malah membelanya. Amelia Yani dengan tegas menolak alasan tersebut.

“Dialah satu-satunya orang yang berani mengambil kebijakan pada hari itu, jam itu, menit itu, detik itu,” tegas Amelia dalam suatu seminar di Gallery Cafe, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Sabtu (22/11/2008).

Menurut saksi sejarah yang mengalami langsung tragedi penculikan ayahnya oleh pasukan Cakrabirawa itu, menyatakan jika pada tanggal 1 Oktober 1965 tidak ada Mayjen Soeharto, Indonesia akan hancur.

“Dia yang berani mengambil kebijakan untuk mengatakan, bahwa sudah ada korban yang dikubur hidup-hidup dalam sumur dan mengambil kebijakan untuk memberantas PKI,” kata Amelia yang mengalami langsung penculikan ayahnya tersebut. (hri)

~ oleh giÄ— pada 2008/12/25.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.